Prince Please Don't Chase Me

Bab 84 Bertemu Kembali

Bab 84 Bertemu Kembali

Disamping ada banyak sekali penjaga, walaupun sedang ada pesta pada mala mini tetapi Foiya tetap tidak berani lengah.

Aku menatap keatas.

Sangat banyak orang diatas, seperti bayangan, tidak dapat melihat dengan jelas.

Tetapi dikerumuman orang itu, aku melihat seseorang yang tidak asing.

Dia berdiri diatas, bagaikan udara yang membeku.

Cahaya bulan menyinari tubuhnya, terlihat sangat mempesona.

Edo? Apa benar itu dia?

Tidak tahu kenapa hatiku merasa sakit pada saat melihatnya.

Walaupun mataku tidak dapat melihat dengan jelas, aku tetap dapat mengenalinya, hanya karena dia, dimana ada dia, dimataku hanya dapat melihat dia.

Segala sesuatu tentang dia terkumpul dikepalaku, aku tidak dapat melupakannya.

Tetapi, siapa yang dapat mengerti kesedihanku, jarak antara aku dan dia bukan hanya sedikit, aku tahu itu.

Maka dari itu aku tidak pernah berani yang menemaninya pada malam itu adalah aku, tidak berani mendekatinya, aku takut aku akan tidak tahan, tidak tahan...tidak tahan meninggalkan isatana itu, tidak dapat meninggalkan dia.

Setiap wanita yang berada disini, melihat dia dan memujinya.

"Siapa dia? Belum pernah melihatnya, sejak kapan dikota ini ada pria setampan itu?"

"Benar, dia berasal dari mana?"

"Dia seperti dewa dari langit."

manusia biasa, bukankah dia bagaikan dewa? Tatapannya dan auranya, tidak ada

menatapnya, aku tersenyum sinis melihat

didepan mataku, membuat aku tidak

orang yang berdiri diatas, tubuhnya seperti

merasa dia tidak mugkin melihatku, teetapi

sambil mundur sambil melihatnya, matanya seperti sedang mencari sesuatu, saat itu sepertinya

diperhatikan oleh orang-orang, selamanya aku hanya bisa

satu suara kencang terdengar, kembang api pecah

aku melihat keatas dan menatap cahaya itu,

sebuah cahaya menyinari

cahaya yang indah

penuh dengan warna warni yang

memuji

terkejut melihat semua itu, pada saat kembang api mekar, hatiku

jelas, cahaya dari kembang

menggerakkan tanganku

sudah bisa melihat dengan jelas? Rasanya

dan melihat kepada orang

batu, cahaya kembang api menerangi wajahnya, kadang terang dan

dia membalikkan badan dan

oleh orang-orang dibawah, semua ornag bingung. Penjaga diatas juga melarangnya. Tetapi dia melambaikan tangannya,

lakukan? Jangan bilang dia

membalikkan badan dan

ini aku belum memutuskan pergi atau tidak, belum tahu bagaimana harus menghadapi Edo, dalam keadaan seperti

saat aku menoleh, cahaya putih

aku

aku dapat melihat dengan jelas, tidak

Mataku sudah sembuh?

tetapi aku tiba-tiba merasakan

Cahaya putih tadi sepertinya.....pedang?

Bình Luận ()

0/255