Istriku, Jangan Bermimpi Untuk Kabur!

Bab 297 Apa Berani Kembali

Bab 297 Apa Berani Kembali

Catherine Jiang merasa ada sesuatu yang tidak beres, jadi dia buru-buru untuk turun dari mobil dan memeriksa, lalu dia menemukan kalau ban kempes, dan parahnya lagi, ban cadangan mobil telah diambil.

Tampaknya orang-orang itu telah merencanakan serangan ini dengan hati-hati dan mereka tidak memberikannya kesempatan untuk bernafas sedikitpun.

Ponselnya tidak berguna saat ini, dia mencoba menelepon, namun karena medan dan cuaca disini, sinyalnya terputus berulang kali dan tidak ada cara untuknya meminta bantuan.

“Ethan Lu, maafkan aku, maafkan aku...” Catherine Jiang menunduk, merasa putus asa dan menyesal untuk pertama kalinya.

Dia seharusnya tidak menyarankannya untuk datang kesini berlibur, apalagi tinggal di hotel ini!

“Apa gunanya meminta maaf sekarang.”

Suara perempuan yang dingin tiba-tiba saja mengalir dalam telinganya, Catherine Jiang mendongak dan mendapati kalau dia adalah seorang wanita muda dengan rambut pendek, anehnya, dia mengenakan topeng setengah wajah, dan dia tidak bisa melihat ekspresinya di dalam balutan gaun hitam.

“Kamu siapa?“ Dia mundur dengan langkah hati-hati.

Wanita dalam balutan gaun hitam itu berkata dengan tenang: “Apa tidak terpikirkan olehmu kalau kau ini egois? Meninggalkan Ethan Lu sendirian.”

Catherine Jiang dalam benaknya telah berpikir kalau ini adalah saat terakhir baginya, sekarang dia mendengar sarkasme dalam kata-katanya yang nampaknya dipenuhi dengan kebencian.

“Apa yang kamu tahu? Aku tidak akan meninggalkannya!”

“Apakah kamu berani untuk kembali sekarang?” Tanya wanita itu.

Catherine Jiang tertegun, dan kehabisan kata-kata untuk membalasnya.

“Karena kamu bisa berada disini itu berarti kamu punya jalan keluar untuk masalah ini, bisakah kamu membantu ku?”

Alasan mengapa dia membuka mulut adalah karena pastinya wanita itu datang untuk membantu Ethan Lu, jika dia bersama orang-orang itu, dia tidak akan berbicara begitu banyak omong kosong dengannya.

Wanita dengan pakaian hitam itu berkata dengan sedikit kekaguman di matanya: “Ikuti aku!”

Melihat kata-katanya yang terdengar bisa dipercaya, Catherine Jiang benar-benar mengikutinya dan kembali ke dalam hotel.

tapi dia

orang

Jiang terkaget hingga perutnya bergejolak, dia benar-benar melihat seorang pria bertopi di

Herman Luo penuh

tidak mengenal wanita ini, atau dia tidak akan menguak penampilan ini, apa arti

kamu telah melanggar

yang mengejutkan dan menyenangkan wajah Herman Luo, dan membuat kecurigaan dan matanya yang tidak percaya itu menjadi semakin

tidak ingin mendengarkan mereka bermain teka-teki, dia ingin tahu bagaimana keadaan Ethan Lu

daripada aku, tapi aku tidak berharap untuk mengenang

nafas dan berkata lagi kepada Herman Luo: “Jangan lakukan ini

emosi di wajahnya dan

dengan kaget, dia

mungkin, bukannya dia sudah

dan menatap Herman Luo, “Kamu mengenaliku pada pandangan pertama, bukan? Saudaraku, jika kamu tidak membiarkan mereka pergi, kamu tidak akan pernah

setengah dari wajah wanita itu terdapat bekas luka bakar yang ganas, yang dapat membuatnya terlihat sangat

untuk mendekat, tetapi Rose segera menghentikannya: “Jangan datang

menunggu dengan cemas, Catherine Jiang akhirnya menunggu Herman Luo untuk

hal itu membuat Catherine Jiang semakin gelisah, mereka

“Ethan Lu, kau dimana?”

di ruang tamu, Catherine Jiang melihat Ethan Lu yang tengah bersandar di pintu, dia menekan perutnya dan sepertinya dia telah

arahnya dengan sedih, berpikir bagaimana cara untuk menghentikan pendarahan yang dialaminya, dan melihat Rose datang dengan kotak medis yang dia temukan

itu dan berbicara sendiri

Lu menutup matanya, tidak bermaksud untuk mengucapkan terima kasih kepada Rose, tapi berkata tanpa simpati “Aku tidak mengijinkanmu datang

setelah memasangkan perban, “Namun hanya jika kau telah sampai di titik aman, orang-orang seperti mereka tidak akan pergi jauh, dan yang buruk, mungkin mereka

gugup lalu bangun dan berkata: “Kalau begitu kita

melihat tangan Rose tengah

“Serahkan padaku.”

mengarahkan tubuhnya

memberikan jalan, ketika ketiganya masuk kedalam mobil SUV milik Rose, Catherine Jiang merasa lebih lega

kau baik-baik saja?” Dia menatap Ethan Lu dengan keprihatinan

Bình Luận ()

0/255