Bab 81 Keraguan

Tinggal beberapa tahun?

Aku melihat pelayan dengan terkejut, aku tidak mengira Andi melakukan semua dengan sangat serius, dia takut mataku belum sembuh, tidak dapat kemana-mana, maka dari itu membiarkan aku tinggal disini.

Aku merasa sangat hangat, dia sudah menyelamatkan nyawaku, tidak memintaku membalas budi tetapi sangat perhatian kepadaku.

Jika ada kesempatan aku akan membalas budinya.

Tetapi aku tidak sanggup, orang sehebat dia mana mungkin membutuhkan bantuanku?

Dulu aku hanya seorang pelayan kecil, tetapi sekarang aku hanyalah rakyat biasa.

Aku tersenyum sedikit, bagaimana aku harus membalas semua kebaikannya yang begitu besar, mungkin aku hanya bisa menjadi pelayannya saja.

"Kalau begitu, kau akan pergi."

Setelah mengatakannya, aku meraba dan turun tangga, pelayan segera membantuku.

"Nona, matamu sedang seperti ini, apakah kamu ingin kesuatu tempat?"

Pelayan itu bertanya.

Aku terdiam, dan tidak tahu harus berkata apa.

Tempat yang harus aku pergi? Aku tidak memikirkan hal ini, dulu aku hanya berfikir untuk cepat keluar dari istana, membuka toko kecil bersama Tina, kemudian menikah dan mempunyai anak, hidup dengan sederhana.

Tetapi aku mau kemana, aku belum pernah memikirkan ini sebelumnya......

Kemanapun pasti akan lebih baik dari pada istana.

Aku sudah menunggu datangnya hari ini selama dua tahun, akhirnya keinginanku terwujud, aku bagaikan burung yang lepas dari sangkarnya, terbang dilangit luas.

Aku bisa melakukan apapun yang ingin aku lakukan.

Tetapi tidak ada siapapun bersamaku, Tina dan Eli masih diistana.

Tiba-tiba aku teringat suasana diistana, aku masih teringat jelas perkataan Tina.

Rita, kamu akan kembali bukan?

tidak akan mungkin

jika kamu tidak kembali, selamanya aku tidak

apapun yang ingin

......

masih menderita

Hatinku mulai bingung.

berjalan akhirnya berhenti, kau terdiam

Apa yang terjadi

melihat aku dengan tidak

tahu apa yang harus aku katakan, aku

aku pergi begitu saja, apakah Edo

memastikan, karena Edo

bisa membuat Tina menemuiku sebelum aku berangkat, pasti dia sudah memastikan aku tidak akan membairkan

pasti akan berbeda, jika dia menepati perkataannya, maka selamanya Tina tidak akan

Edo akan melepaskan Tina? Tina tidak melakukan kesalahan, seharusnya dia tidak akan

tidak akan

mempunyai kesempatan yang sangat bagus, kau bisa melarikan diri dari istana

dicurigai meracuni selir Siska, jika aku pulang, pasti

saja, kemungkinan besar Tina akan menanggung semua yang harus aku

harus aku

waktu untuk bebas, kami sudah

hanya bisa

sangat tidak ingin

yang satu menyuruhku pergi dan satunya

dilema, tidak tahu harus

raut mukaku,

Apa kamu baik-baik saja? Apakah aku perlu memanggilkan

pelayan yang penjang menyadarkanku, akus egera

saja, kamu bekerjalah, aku

belum melepaskan tanganku, tiba-tiba

"Hati-hati tangga dibawah!"

hendak menginjak aku

baik aku yang memegang kamu

aku sampai

dari luar, dia

menyuruh dia untuk

"Terimakasih."

untuk pelayanannya

Bình Luận ()

0/255