My Dear Lawyer

Bab 83 Memaksa Melakukan Hal Yang Menyulitkan

Bab 83 Memaksa Melakukan Hal Yang Menyulitkan

Di meja makan, Jane terus menunjukkan isyarat pada Darlene, menyuruhnya untuk cepat menanyakan.

Darlene pun tidak tahu bagaimana menanyakannya, satu-satunya rasa yang ada di mulutnya hanyalah rasa pahit, bahkan makanan yang ditelan ke dalam perut juga terasa pahit.

"Jane, apakah matamu sakit, kenapa terus mengedip." Ferlina yang disamping melihat dengan sangat jelas, wanita ini ingin memaksa Darlene melakukan apa lagi.

Jane pun tersendak, wajahnya terlihat buruk, tapi dengan kesempatan Ferlina berbicara, dia pun berpura-pura berkata, "Tidak, aku kira ada yang ingin Darlene katakan, benarkan Darlene."

Darlene tahu dia tidak bisa menghindar lagi, dia pun melepaskan sumpit, tersenyum pada semua orang berkata, "Iya, ada hal yang membuatku penasaran, jadi ingin menanyakan pada tuan Yose."

Jane yang mendengar Darlene bertanya pun tersenyum lebar, melihat ke arah Ferlina dengan bangga, lihatlah, bukan dirinya yang ada masalah, tapi Darlene sendiri yang ingin mengatakan sesuatu.

Ferlina tidak perlu berpikir juga tahu pasti siluman Jane yang duluan menarik Darlene ke toilet, lalu sengaja menyuruh Darlene membantunya bertanya.

Dia menarik baju Darlene dengan kuat, menyuruhnya untuk jangan mengorbankan diri demi wanita ini.

Hati Darlene merasa sedih, tapi tetap tersenyum melihat pria yang ada di sisinya.

Yose yang dipanggil namanya pun melepaskan sumpit, dengan santai menarik tisu dan mengelap mulutnya, gerakan yang sederhana membuatnya terlihat elegan dan berkelas.

Tatapan mata Yose yang gelap pun melihat Darlene, bibirnya terbuka, "Tidak tahu, apa yang ingin diketahui nona Darlene."

Jari Darlene ada yang ada di kakinya tanpa sadar bergetar, tiba-tiba menggepal seperti sedang memberikan semangat pada dirinya sendiri.

melihat tatapan Yose berkata, "Saat itu tuan Yose ingin bertunangan dengan Jane, tidak

sendiri untuk tidak perlu

peduli, orang yang tidak tahu pasti mengira nona

Yose jangan sembarangan bercanda." Darlene terlihat terkejut, tapi dengan cepat menenangkan diri, Yose

perhatian dengan masalah kami, apakah bukan karena ini?" Yose

jelas-jelas tahu apa yang dia tanyakan, malah sengaja mengubah topik dan maksudnya, Darlene menarik nafas agar dirinya

tuan Yose tidak langsung menjawab pertanyaan ini, apakah kamu benar seperti gosip yang beredar

tidak ada tenaga dan tidak bisa berdiri lagi, Jane terus mendesak, Darlene juga tidak bisa

yang Lina

dengan khawatir melihat Darlene, insting memberitahunya,

pastinya mana yang aneh, dia

wanita itu, benar-benar tidak tahu malu, dirinya sendiri yang begitu

ada hubungan itu tidak apa-apa, sekarang

dengan gugup menunggu jawaban

tiba-tiba berdiri, jari yang panjang menolak kursi dan selangkah

sepasang mata itu bisa menghancurkan segalanya, bagaikan rubah di malam hari, mengeluarkan cahaya yang dingin, kata yang di katakan malah sangat pelan, begitu pelan dan

ada wanita diluar atau

memperdulikan reaksi semua orang, menarik pintu ruangan

disatu sisi ingin mengejar Yose, satu sisi dia juga ingin

tangan dan kakinya menjadi dingin, Yose sedang marah, marah dengannya, dan begitu jelas, bahkan

menarik tangan Darlene yang membeku, dengan marah bertanya padanya, "Jane, aku barusan ingin bertanya padamu, apa yang kamu katakan pada Darlene, menyuruhnya ikut campur dengan

kamu sudah terlalu keterlaluan." Jane juga tahu kalau dirinya yang memaksa Darlene

paksa barang yang bukan miliki dirinya, Yose memang adalah pacarnya, kenapa bukan barang

Bình Luận ()

0/255