One More Time

Bab 135 Apa Kau Benar-Benar Berpikir Aku Buta?

Bab 135 Apa Kau Benar-Benar Berpikir Aku Buta?

Sean adalah seorang jenius komputer, sekarang ini hanya Ryu Ye, Nelson, dan Samantha yang mengetahuinya, sementara orang lain mereka tidak akan bisa berpikir bagaimana anak sekecil Sean bisa memiliki kemampuan komputer yang sangat baik.

Jadi Bibi Zhang pasti juga tidak akan bisa menduga.

Ketika melihat Nelson menggendong Sean turun ke lantai bawah, Bibi Zhang sudah bangkit dari lantai, para pelayan yang berdiri si samping Bibi Zhang sedang memberinya anggur untuk pengobatan.

"Tuan, Anda sudah turun?"

Bibi Zhang cepat-cepat bangkit, tapi hal itu membuat pinggangnya sakit, ia mengaduh sebanyak dua kali, ketika sadar bahwa Nelson sama sekali tak peduli padanya, kedua mata Bibi Zhang menjadi gelap, ada sedikit rasa sakit dan sedih di sana.

Nelson sepenuhnya mengabaikan aksi kecil Bibi Zhang, menurut Nelson apa yang diperbuat Bibi Zhang kali ini benar-benar keterlaluan.

"Bibi Liu, pergilah ke ruang CCTV dan bawa rekamannya ke sini, aku butuh melihat masalah vas bunga ini sebenarnya bagaimana kejadiannya."

Nelson berkata dengan dingin.

Bibi Liu yang berdiri di samping langsung beranjak ke ruang CCTV.

Bibi Zhang sama sekali tidak merasa gugup, baginya kamera pengawas di ruang CCTV sudah ia matikan sebelumnya, tidak akan ada gambaran soal kejadian tadi. Jadi, seperti yang ia harapkan, ia pun bisa mengatakan apapun.

Meskipun Nelson berkata Sean adalah anaknya dengan Samantha, dan merupakan anak dari keluarga Ye, tapi Bibi Zhang tidak akan percaya sampai dia melihat sertifikat tes DNA.

Siapa yang tahu bahwa Kelselyn memang sengaja berkata begini demi membuat bingung Nelson?

Kebakaran waktu itu sangatlah kuat, semuanya habis dilalap api, Bibi Zhang tidak percaya Samantha bisa menyelamatkan diri dari lautan api, bahkan melahirkan Sean Shen.

Sean duduk diam di lengan Nelson, Sean menyadari bahwa gendongan Nelson dan Samantha agak berbeda, lengan Nelson lebih bertenaga dan rasanya lebih aman.

Sean menemukan tempat bersandar yang nyaman dalam gendongan Nelson, jadi ia memejamkan mata untuk beristirahat, Sean bahkan tidak memandang ke arah mata Bibi Zhang yang dipenuhi amarah sama sekali.

Nelson melihat Sean bersandar di gendongannya seperti seekor anak kucing, dada Nelson tiba-tiba terasa penuh.

Apakah mungkin ini adalah perasaan kasih sayang antara Papa dan anak?

Terasa sangat memuaskan, sangat menggembirakan, pada saat ini Nelson seperti ingin memberikan semua hal terbaik yang ada di dunia ini untuk diberikan pada Sean.

Melihat pandangan lembut dan memanjakan dari mata Nelson, wajah Bibi Zhang jadi kusut, ia seperti ingin bilang sesuatu tapi tidak jadi.

Bibi Liu dengan cepat menyerahkan rekaman kamera pengawas.

Nelson tidak berani bergerak, takut jika ia bergerak maka Sean juga ikut bergerak. Nelson sangat menikmati momen seperti ini, momen dimana Sean membutuhkan dan mengandalkan dirinya, perasaan ini benar-benar menyenangkan.

"Masukkan dalam komputer dan biarkan semua orang melihat apa yang terjadi."

takut

secara natural bisa melihat kasih sayang Nelson terhadap Sean, ia cepat-cepat memasukkan rekaman

pagi

sosok Bibi Zhang memasuki ruang CCTV, semua orang terkaget-kaget,

"Apa yang terjadi?"

Zhang berpikir dirinya melihat

masuk ke

di ruang CCTV, ada CCTV lain di rumah keluarga

tidak begitu, semua sistem CCTV dikontrol melalui ruang CCTV, jika tidak

Zhang benar-benar kebingungan, sementara

ini benar-benar

tapi

mempunyai kemampuan

teknologi komputer untuk memindahkan video dari ponsel

Bibi Zhang, dimengerti

sambil memandang ke arah Sean yang tidur-tidur ayam, Nelson tiba-tiba berpikir bahwa Sean yang seperti ini sangat mirip seperti Samantha yang melakukan hal usil

jadi

untuk sementara, mereka dengan diam melihat video dimana Bibi Zhang mematikan aliran listrik,

ruang tamu, ia kebetulan melihat

Zhang, ia tiba-tiba mendorong vas

tersebut langsung keluar dari kamar mandi untuk memeriksa. Bibi Zhang, yang

ingin lari setelah memecahkan vas

aku yang

menghentikannya, ia malah memanggil seluruh pelayan untuk datang ke sana,

jelas sekarang.

sangat tidak

pucat ditangkap basah oleh seseorang secara langsung begini, karena

luar akan berpikir tentang keluarga ini? Kau bilang Sean adalah anakmu, tapi bukankah nyonya sudah meninggal lima tahun yang lalu? Kebakaran

tidak seperti

Nelson diliputi

ini oleh Nelson, Bibi Zhang begitu tersiksa sampai rasanya hampir

Kau harus percaya padaku, aku tidak mungkin menyakitimu! Semua orang

Zhang berkata sambil menangis, dia bahkan ingin bergelayut di lengan Nelson, tapi justru

Dengan pertimbangan kau telah merawatku selama bertahun-tahun, aku akan menyuruh Santo mengirimkan uang padamu, cukup banyak untuk menjalani sisa hidupmu

hal ini untuk

berkata bahwa ini demi kebaikan Nelson, tapi apa yang Bibi Zhang lakukan itu membuat Nelson tidak

untuk kembali, sekarang dibuat menderita

telah mempersiapkannya seperti ini, Bibi Zhang tiba-tiba

kau bahkan boleh memukul dan memakiku, tapi jangan usir aku! Tuan, kau adalah anak

Nelson, ia memeluk paha Nelson erat-erat sambil menangis

Bình Luận ()

0/255