Pria Keberuntunganku

Bab 277 Sebagai Pacar? Kamu Tidak Pantas!

Bab 277 Sebagai Pacar? Kamu Tidak Pantas!

Ketika kedua orang itu bertemu seketika suasana menjadi begitu panas.

Diana masih ragu apakah dia akan menenangkannya atu tidak, siapa sangka Juan sudah trsenyum saja, "bagaiman mungkin? Aku tentu saja senang jika presdir Fred bisa datang, jika kurang dalam menyambut presdir, tolong dimaafkan."

Fred menaikkan satu alisnya, dan dia mengulurkan tangan memegang bahu Diana, kemudian langsung berjalan menuju kedalam.

Diana tiba tiba merasa sedikit lucu, dia belum penah melihat sosok Fred yang penuh dengan duri dalam dirinya, saat dia berhadapan dengan Jeff dan Rumi, dia juga tidak sampai berbuat seperti ini.

Begitu sampai di dalam ruangan yang sudah mereka pesan, tidak sedikit orang yang menyapa mereka sepanjang jalan masuk kedalam, hingga akhirnya mereka bisa sampai ke pojokan yang sedikit lebih tenang, Diana akhirnya tidak bisa menahan perkataannya lagi, "aku tidak memiliki hubungan apapun dengan seniorJuan, kenapa kalian begitu bertemu langsung saja seperti akan berantem?"

"orang lain sedang mendekati pacarku, apa aku harus diam saja tidak peduli?"

Fred berkata sambil mencubit gemas pipi Diana.

Diana langsung mengerutkan keningnya, dia kesal tapi juga merasa lucu, dan kemudian berkata, "sikapmu yang seperti ini benar benar seperti anak kecil, kekanakan!"

"benarkah?" fred bertanya tidak marah malah dengan tersenyum dia sedikit menunduk da mendekat, kemudian berkata lirih di telinganya, "tetapi saat malam hari kamu tidak pernah berkata jika aku seperti anak kecil..."

Mendengar cara bicaranya yang begitu mesum, Diana langusng mengerti apa maksud dari perkataannya, seketika membuat wajahnya terasa panas, mengangkat tangannya dan menepuknya pelan, dia berbalik badan dan berpindah kesamping, tidak ingin meladeninya lebih lama lagi.

Makanan yang sudah mereka pesan tadi sudah berjejer rapi di atas meja, acara kali ini resmi dimulai, dalam hal ini mereka tidak mungkin tidak minum, Diana yang belum makan banyak sudah ada orang yang bergantian ingin bersulang dengannya.

"sekretaris Diana, kita semua sudah bekerja keras bersama, semua yang sudah kamu lakukan kita begitu jelas dalam hati kita, bukan hanya memperlakukan pegawai Linyu Real Estate kita dengan sama, kamu kamu juga begitu mengerti akan perasaan kami, jadi gelas ini, aku khususkan untuk mu."

tiba dia melihat sorot mata Fred yang begitu dingin dan menakutkan, seketika membuat gerakannya terhenti, dan dia mengambil gelas jus disampingnya, dan tersenyum kepadanya, "aku

begitu ramai, mereka

"Diana."

ketika dia berbalik, dia sudah mendapatiJuan

begitu sibuk, jadi tidak ingin mengganggumu, sekarang aku liat kamu sudah senggang, aku juga

terlalu sungkan." Diana mengangkat gelas jusnya dan menghentakkan gelasnya kepada

menghabiskan minuman di dalam gelasnya, Juan kembali bersulang dengan yang lainnya, dari sampingnya tiba tiba datang seseorang, wajahnya sudah begitu merah, terlihat jelas jika dia sudah minum begitu banyak, dia

yang sedang berbincang dengan tawa gembiranya seketika menjadi terdiam, dan memalingkan pandangan mereka

dengan salah satu pegawai juga tidak terkecuali, dia langsung mengarahkan pandangannya

seperti salah satu pegawai yang mabuk berkata seperti itu, apa lagi dia mengatakannya di depan Fred, bukankah sama saja dia

berkata, "kamu tuh ya, sudah mabuk, jangan berkata sembarangan, jangan mempermalukan

benar, dan dia masih saja membela diri, "aku tidak berkata sembarangan... aku tadi

semua orang mengalihkan pandangannya kepadaJuan dan Diana, terlihat sorot mata mereka yang kebingungan da penuh dengan dugaan mereka

kemudian berkata, "jika Presdir Juan sudah membeli hadiah, kenapa tidak mengeluarkannya untuk

Fred, kemudian sorot matanya terhenti pada sosok Diana, dia kemudian mengambil suatu kotak dari jasnya pelan, dan menyerahkannya,

sedikit ragu, tetapi akhirnya masih mengulurkan tangan dan menerimanya

terlihat wajahnya yang begitu kesal hingga tidak bisa

berkata lirih, "kalian lanjutkan saja,

itu dia

di dalam ruangan seketika menjadi kikuk, Fred masih mematung disana, sorot matanya masih saja menatap ke arahJuan tadi menghilang, kemudian dia langsung

menahan tangannya, "apa yang akan

jika Fred dan Juan saling tidak cocok jika bersama sama, jika hanya karena sebuh

kemudian berkata dengan serius, "aku hanya akan berbicara kepadanya, kamu

Bình Luận ()

0/255